Satu lagi terobosan baru UGM, setelah sukses lewat program UM-UGM yang menghasikan dana sumbangan yang tidak sedikit, inilah inspirasi yang menjadi ironi tersendiri bagi kehidupan orang tua/wali mahasiswa baru UGM khususnya. Jalur SPMB yang semula diperkirakan bebas biaya sumbangan pada kenyataan dibebani biaya sumbangan terselubung yang berjudul SPMA. Kejadian yang diluar dugaan ini saya alami ketika mengantarkan adik tetangga saya Heregistrasi di Graha Sabha Pramana UGM tanggal 11 Agustus 2003 lalu. Semua calon mahasiswa baru diminta untuk antri di loket pertama untuk mengambil surat panggilan. Tapi kemudian saya kaget bukan kepalang ketika membaca 3 lembar isi surat panggilan tersebut yang ternyata: Surat panggilan yang menyatakan bahwa mahasiswa yang bersangkutan diterima di fakultas tertentu dan harus sanggup membayar dana sejumlah tertentu. Dua lembar surat pernyataan yang harus ditempeli materei Rp 6000,- yang menyatakan bahwa mahasiswa yang bersangkutan harus membayar SPMA sejumlah tertentu yang diangsur 3 kali (sama sekali tidak ditentukan jumlahnya berapa). Yang menjadi sumber keheranan saya adalah pada surat pemberitahuan yang ditulis di surat kabar sewaktu pengumuman SPMB, SPMA hanya dibayar sebatas kemampuan dan tidak ditentukan jumlahnya berapa. Tetapi ketika antrian di loket 2 (tempat pembayaran registrasi) banyak masalah terjadi. Saya menyarankan adik tetangga saya untuk mengisi uang SPMA sejumlah RP 500.000,- karena saya pikir jumlahnya sukarela sebab sebelumnya pun tidak ada pemberitahuan resmi mengenai jumlahnya, sehingga kami tidak ada persiapan uang lebih tetapi kemudian surat beserta berkas-berkas dikembalikan dan kami dipersilakan untuk menunggu antrian di loket khusus. Saya bingung kemudian saya bertanya ke bagian informasi dan mereka menjelaskan bahwa jumlah SPMA minimal Rp 5 juta. Saya bertanya kembali mengapa tidak diberitahukan jumlahnya sebelum ini kemudian mereka menjawab dengan nada sinis “Disuruh bayar 5 juta aja pake susah-susah, udah lah mas itung-itung buat slametan, diterima disini khan udah untung!” Saya hanya dapat mengelus dada. Kemudian saya mendapatkan informasi baru dari rekan saya bahwa mahasiswa baru yang diterima di fakultas favorit (Kedokteran, Ekonomi) jumlah SPMA harus lebih tinggi dari Rp 5 juta. Dan dibayarkan saat itu juga baik kontan maupun diangsur. Rasa dongkol saya bertambah ketika adik tetanga saya selesai menghadap di loket khusus. Mereka seperti yang dijelaskan adik tetangga saya, tidak mau menerima alasan apapun, yang mereka lihat hanya daftar gaji orang tua dan tanggungan, bila penghasilan di atas 1 juta SPMA wajib dibayar di atas/minimal 5 juta. Apa boleh dikata, karena uang yang kami bawa dalam jumlah yang pas akhirnya kami memutuskan untuk pulang dan memikirkannya kembali di rumah. Terlampau banyak kebingungan dan rasa tertipu di benak saya pada waktu itu. Tapi rasa kagum saya terhadap institusi yang bernama UGM ini demikian besar, betapa tidak UGM ini memiliki cara unik tersendiri untuk mengelabuhi masyarakat dengan label visi kerakyatannya, dengan tidak menuliskan jumlah nominal SPMA di surat pemberitahuan pada surat kabar sehingga tidak menarik perhatian public, dan menarik pecahnya kontroversi. UGM bersembunyi dibalik ke-ndesoan-nya sehingga menimbulkan kesan bahwa pendidikan di UGM pasca UM pasti tidak akan mahal. Namun pada kenyataannya UM dan SPMB hanyalah kedok belaka sebagai sarana untuk mengeruk uang dalam jumlah yang tidak sedikit. Pada dasarnya 2 program ini sama: MEMINTA UANG SUMBANGAN YANG BESAR. Program UM hanya program untuk mengalihkan perhatian masyarakat belaka. Di samping itu jumlah yang demikian besarnya tersebut terkesan tidak transparan dan terinci serta tidak diberitahukan untuk dialokasikan kemana saja. Ditambah dengan tidak ramahnya pelayanan dan menomorsatukan uang UGM terkesan mata duitan dan matrek abis!. Saya menghimbau bila UGM tetap pada prinsipnya untuk menarik uang SPMA pada masyarakat mestinya UGM harus bisa secara tegas dan terus terang mengungkapkan nominalnya, bukan seperti sekarang yang ternyata cuma jago kandang. Berani menarik uang SPMA setelah berada di gedung GSP (Graha Sabha Pramana) dan yang bersangkutan memiliki identitas sebagai mahasiswa UGM dan seakan-akan disertai ancaman bila tidak bayar haknya sebagai mahasiswa dicabut. Saya menarik kesimpulan UGM tidak memiliki nyali yang besar untuk itu. UGM tidak lebih merupakan insitusi pendidikan yang profit oriented, tetapi pengecut. Namun dengan tidak mengurangi rasa hormat saya, terhadap institusi yang memiliki sampatisan terbanyak ini, saya menyampaikan rasa kekaguman saya yang luar biasa atas ide cemerlang mengenai UM UGM dan SPMA terselubung ini. Terima kasih. Nb. Banyak miror-na .... :(
Thursday, March 31, 2005
Saturday, March 19, 2005
“Aku pertama kali melakukan hubungan seks waktu semester dua, aku melakukan dengan pacarku yang telah lama jadian. Waktu itu suasana mendukung dan aku sangat mencintainya, jadi gak bisa aku menyalahkan dia sepenuhnya, aku juga menikmati hingga saat ini”
Ketika ditanya apakah ga takut kebobolan atau hamil gitu ?
“Takut sih takut, tapi kami melakukannya dengan save kok, pake kondom gitu, gila pa kalo sampek bobol … bisa stress di depan ortu”
Lain dengan Intan seorang mahasiswi yang “terpaksa” menjadi single parent.
“Aku ga bisa memaksa seseorang itu untuk menanggung anak ini, karena ga akan baik bagi aku dan anakku. Awalnya stress juga tapi akhirnya orang tuaku mendukung aku tuk merawat bayi ini sendiri”
Menyesel kah ?
“Nyesel sih ada, tapi kan aku ga jual diri “
Segerombol mahasiswa, Anton dan temen-temannya ketika ditanya apakah ia dan temen-temennya melakukan itu “atas nama cinta”,
Ha ha ha … cinta ? ada juga sih : dikityang utama tuh “butuh” alias biologis ! Kedua karena interaksi, masak guwe nganterin atawa nemenin ke sana-sini, cuman dapet “angin” ?
Friday, March 18, 2005
Pertama, nomer HP yang akan bisa di-SMS gratis adalah Simpati, Hallo, dan XL.
Kedua, pastikan warnet/komputer yang akan dipakai mengirim sms telah ter-install Program Yahoo Messengger versi [terbaru].
Ketiga, buka program Yahoo Messengger tersebut dengan ekon username dan password Yahoo anda.
Keempat, setelah terbuka klik simbol "Handphone" yang ada tulisannya "text".
Kelima, masukkan nomer HP tujuan (Simpati, Hallo, atau XL) di kotak "to" dengan format +6281....... Untuk sekedar mencoba dapat diisi dengan nomer HP anda sendiri atau temen dekat di situ, sekalian mengetahui waktu atau kecepatan pengiriman sms.
Keenam, Ketik pesan SMS pada kotak "Number of Character" kemudian tekan Send.
Terakhir selamat mencoba :)
Monday, March 14, 2005
Nasehat mereka bertiga : "Para Slanker, OI, dan Fals Mania adalah insan-insan yang cinta damai, punya pendirian yang teguh, dan tidak mudah terprovokasi. Semua sadar bahwa perang tidak membawa keberuntungan bagi siapapun, hanya kepuasan sesaat bagi pemenangnya. Perang hanya akan membuat sedih, sekolah rusak, banyak yang meninggal, pasar sepi, dan pengungsi di mana-mana" ... dari kejauhan ada yang nyletuk "Sarkem TUTUP !!!" ....:)
Jadi buat teman-teman muda semuanya, khususnya Slankers, OI, dan Fals Mania, pikir kembali untuk ikut-ikutan jadi relawan ganyang Malaysia. Berita link berikut ini mungkin bisa sebagai contoh baik [klik] dan temen-temen yang mempunyai kemampuan "ngacak²" situs orang lain sebaiknya energi dan potensi itu disalurkan untuk memberantas KKN di Indonesia seperti nasehat Pak Onno di link [ini].
Monday, March 14, 2005
Proses ciuman dilakukan di depan khalayak ramai dengan diawasi oleh pemuka masyarakat. Peserta laki-laki dan perempuan yang akan berciuman berjalan lurus ke depan dari arah berlawanan dengan dikawal teman-temannya sejenis. Setelah berdekatan kedua lawan jenis itu langsung berpelukan dan berciuman "maut". Teman-teman yang mengawal seketika itu pula segera menarik kawalannya dan menyiram seember air. Terlihat di tayangan tivi tersebut banyak peserta yang langsung "nyosor" dan susah dilepaskan, seru !!! .... :)
Vina Septhiana salah satu peserta Med-Medan ketika diwawancarai menjawab singkat : "Yaa gimana lagi, inikan sudah tradisi, yaa harus dilaksana'in ..."
Bacaan lain tentang Med-Medan silahkan klik :
Sunday, March 13, 2005
Membaca postingan Soe Hok Gie di rumahnya Bang Jay, jadi penasaran pingin mbaca dari bukunya langsung.
Tadi sore dah nanya ke Toko Buku SAB, kata penjual sudah ga ada lagi :(. Soo buat temen-temen yang punya buku tersebut dan berkenan untuk dipinjam, tolong kabari via komen di bawah ini. Kalo mo' dijual, saya siap membeli.
Cover-nya seperti ini :
Selain link-nya Bang Jay di atas, berikut ini ada juga link tentang istimewanya Soe Hok Gie :
Saturday, March 12, 2005
Aku pulang dari rantau
Bertahun-tahun di negeri orang
Oh, Malaysia
Oh, dimana kawan dulu,
Kawan dulu yang sama berjuang
Oh, Malaysia
Kekasih hatipun telah pula hilang
Hilang tiada pesan aduhai nasib
Apakah daya cita hampa
Jiwaku merana mana dinda
Inilah kisahku semalam di Malaysia
Diri rasa sunyi aduhai nasib
Apakah daya aku hanya
Seorang pengembara yang hina
By Odie Agam
Salam sahabat dan saudaraku serumpun
Saya pribadi sebagai orang Indonesia merasa sedih melihat aksi brutal demo ganyang Malaysia, pembakaran bendera Malaysia, dan front milisi perang melawan Malaysia.
Maafkan rakyat dan tentara Indonesia, yang saat ini sedang lapar karena hanya mendapatkan warisan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Budaya itu membuat gelap mata, emosional, dan nasionalisme sempit. Sehingga melupakan persahabatan antara kedua bangsa serumpun dan perundingan dengan cara damai.
Sahabat dan saudaraku Malaysia
Berikut ini saya sampaikan link yang menjelaskan tentang pergeseran headline mass media Indonesia Akibat Kenaikan BBM menjadi Perselisihan Ambalat, sehingga energi kemarahan rakyat protes mahalnya BBM menjadi energi untuk konfrontasi.
1. Link [pertama]
2. Link [kedua]
3. Link [ketiga]
Salam erat .... :)
Friday, March 11, 2005
Haloscan commenting and trackback have been added to this blog.
Thursday, March 10, 2005
Dapet [email] berantai isina kek gini :
Ya Allah ......Tuhannya semua makhluk.
Silahkan...... ...
perang terbuka dengan ******** kalau itu jalan yang terbaik.
Silahkan.......
dikirim ke neraka semua makhluk hidup di negeri ******** ini.
Silahkan.........
dilumatkan negeri ******** ini.
Silahkan........
******** dijadikan ******** II.
Jangan melihat SARA kalau sudah menyinggung tembolok (harga diri).
Hanya satu permintaan saya yaa Tuhan.......
Jangan Kau sakiti........ SITI NURHALIZA
.......................
Kalo ada waktu silahkan membaca blog saudara-saudara di negeri sebrang, kalo ada cara cerdas mengapa dengan otot :
- http://apis.unic.net.my/?p=118
- http://wmjpatriot.blogspot.com/2005/03/ambalat-isu-ambalat-merupakan-satu.html#comments
- http://noirkudus.blogspot.com/2005/03/malaysia-besar-kepala.html
- http://the27saint.blogspot.com/2005/03/apa-yang-indon-ni-kecoh2-niiiii.html#comments
- http://strozze.blogspot.com/2005/03/ganyang-malaysia-kali-kedua.html#comments
Semoga berguna bagi sejuknya otak :)
Wednesday, March 09, 2005
(0) comments
Friday, March 04, 2005
Haloscan commenting and trackback have been added to this blog.
Thursday, March 03, 2005
EFEK KENAIKAN BBM DI ALAM TUHAN Seorang warga Indonesia meninggal dan karena amal perbuatannya buruk ia dikirim ke neraka. Di sana ia mendapatkan bahwa ada neraka yang berbeda-beda bagi tiap negara asal. Pertama ia ke neraka orang Inggris dan berseru: "Kalian ngapain saja disini?" Ia dijawab: "Pertama kita didudukkan di kursi listrik selama satu jam. Lalu didudukkan di kursi paku selama satu jam lagi. Lalu disiram dengan bensin dan disulut api. Lalu, setan Inggris muncul dan memecut kita sepanjang sisa hari." Karena kedengarannya tidak menyenangkan, orang Indonesia itu pergi ke tempat lain. Ia coba melihat-lihat bagaimana keadaan di neraka AS, Israel, Rusia, dan lain-lain. Ia melihat semua neraka itu kurang-lebih mirip dengan neraka orang Inggris. Akhirnya ia tiba di neraka orang Indonesia, dan melihat antrian panjang orang yang menunggu giliran untuk masuk. Dengan tercengang ia bertanya: "Apa yang dilakukan di sini?" Ia memperoleh jawaban: "Pertama-tama kita didudukkan di kursi listrik selama satu jam. Lalu didudukkan di kursi paku selama satu jam lagi. Lalu disiram dengan bensin dan disulut api. Lalu setan Indonesia muncul dan memecut kita sepanjang hari." "Itu sih persis sama dengan neraka-neraka yang lain. Kenapa dong begitu banyak orang ngantri untuk masuk sini?" "Disini servisnya buruk, kursi listriknya nggak nyala, karena harga listrik naik terlalu tinggi dan sering mati. Kursi pakunya nggak ada, jadi tinggal pakunya aja, karena kursinya sering diperebutkan. Bensinnya juga nggak ada tuh, karena harganya melambung tinggi, malah naik lagi. Dan, setannya adalah mantan pegawai negeri, jadi ia cuma datang untuk tanda tangan absensi, lalu pulang..."
Tuesday, March 01, 2005
Seorang penjual minyak goreng keliling seperti biasa menjajakan dagangannya di tepian sungai Citarum. "Nyak nyak minyaaaaaaaaaaaaak", teriaknya. Di jalanan menurun tiba-tiba gerobaknya yang penuh dengan botol minyak tergelincir ke Sungai Citarum. Plung ... lap ... tenggelam deh ceritanya ... Huuuuu ... huuuu .... menangislah dia .... "Harus kuberi makan apa istriku nanti ... huuu..." Tiba-tiba ... seorang Malaikat yang baik hati muncul dan bertanya : "Hai, BAJURI ... kenapa gerangankah sehingga engkau menangis begitu ?" "Oh, Malaikat ... gerobak minyak goreng saya tergelincir ke sungai ..." "Baiklah ... aku akan ambilkan untukmu ..." Tiba-tiba Malaikat itu menghilang dan muncul lagi dengan sebuah kereta kencana dari emas, penuh dengan botol dari intan ... "Inikah punyamu?" tanya Malaikat ... "Bukan ... gerobakku tidak sebagus itu" . Malaikat itu pun menghilang lagi dan muncul dengan sebuah kereta perak dengan botol dari perunggu. "Inikah punyamu?" tanyanya lagi. "Bukan, hai Malaikat yang baik ... Punyaku cuma dari besi biasa ...botolnya juga botol biasa..." Lalu Malaikat itu pergi lagi ... dan kali ini kembali dengan gerobak dan botol Si BAJURI. "Inikah punyamu?" "Alhamdulillah ... benar ya Malaikat. Terima kasih sekali engkau telah mengambilkannya untukku". Malaikat berkata", Engkau jujur sekali, ya BAJURI. Untuk itu sebagai hadiah ... aku berikan semua kereta dan botol tadi untukmu..." "???????? Alhamdulillah .... terima kasih ya Allah ... terima kasih ya Malaikat ..." Sebulan kemudian, BAJURI rafting bersama istrinya di sungai yang sama ... Naas tak dapat ditolak, malang tak bisa dihindari ... Perahu karetnya terbalik dan istrinya hanyut ... "Huuuuuuuuuuuuuuuuuu.... huuuuuuuuuuu ....... istriku ... di mana engkau ....", isaknya ... Tiba-tiba Malaikat pun muncul lagi ... "Kenapa lagi engkau, ya BAJURI ?" "Istri saya hanyut dan tenggelam di sungai, hai Malaikat ..." "Ohhh ... tenang ... aku ambilkan ..." Plash ... Malaikat itu menghilang dan tiba-tiba muncul kembali sambil membawa Nafa Urbach ... yang ada tato mawar di perutnya ... "Inikah istrimu?" tanya Malaikat ... "Betul, Malaikat ... dialah istriku ..." "Haaaaaa .... BAJURI!!!" Malaikat membentak marah. "Sejak kapan kamu berani bohong? Di manakah kejujuran kamu sekarang?" Sambil bergetar dan berjongkok ... BAJURI berkata : "Ya, Malaikat ... kalau aku jujur ... nanti engkau menghilang lagi dan membawa Bella Saphira ... kalau kubilang lagi bukan ... maka engkau akan menghilang lagi dan membawa lagi istriku yang sebenarnya ... Lalu ... engkau akan bilang bahwa aku jujur sekali ... dan engkau akan memberikan ketiga-tiganya kepadaku... Buat membiayai hidup Nafa saja aku bingung gimana caranya ... apalagi tiga-tiganya??? " Malaikat pun termangu dan bengong .... "Benar juga kamu ... realistis ...
<<Home


